Kedahsyatan Air Putih

Pernah merasa sedikit keracunan karena salah makan? Ini baru kemarin dirasakan oleh suami saya. Baru saja datang dari luar kota, dan menyantap menu pecel ikan patin di sebuah tempat kuliner, langsung keesokan harinya mulas-mulas, diare hebat, pusing dan mual. *Saya curiga sambalnya memang tidak sehat.

Air putih juga berguna untuk membantu mencegah kegemukan

Panik? Iya tentu saja, saya panik. Tapi, beruntung dan bersyukur saya pernah menulis buku tentang Terapi Air Putih untuk kesehatan. Bukan apa-apa sih, cuma jadi sedikit tahu bagaimana pentingnya proses hidrasi untuk tubuh.
Air Putih adalah Hidrasi Terbaik untuk Tubuh
Air merupakan komponen paling penting dalam tubuh manusia. Sebanyak kurang lebih 80 persen tubuh kita terdiri dari air. Air lah yang mensuplay energi untuk darah, agar mengalir ke seluruh tubuh. Bahkan air pula lah yang menggerakkan organ-organ penting dalam tubuh kita. Air sangat penting namun seringkali disepelekan.

Air putih adalah satu-satunya air utama yang harusnya paling banyak dikonsumsi oleh tubuh kita. Bukan air teh, air kopi, ataupun air soda. Bukan. Air putih lah yang bisa menghidrasi tubuh kita. Apa itu hidrasi? Bahasa awamnya 'mengairi.' Mensuplay cukup air untuk tubuh kita ini. 

Saat suami keracunan, saya langsung berinisiatif membuat oralit. Karena kebetulan persediaan oralit habis di dalam rumah. Jadi saya pakai takaran gula dan garam dengan setengah liter air. Setiap satu jam saya beri setengah liter oralit (gula dan garam, takarang sebanding, cuma agar tidak asin saya beri gula 2 sendok dan garam satu sendok teh). 

Tanpa obat diare ya, sebab obat untuk diare malah buruk untuk kinerja usus. Diare sebenarnya adalah proses alami tubuh kita untuk mengeluarkan racun-racun di dalam usus. Jadi, jika diare dihentikan seketika oleh obat, malah racun dalam tubuh kita tidak keluar. Sebab itu saya tidak pernah lagi menggunakan obat diare di rumah. Hanya oralit saja.

Oralit Diberikan Hingga Tuntas
Saat seseorang diare maka tubuh akan mengeluarkan banyak air sehingga tubuh kekurang air. Hal ini cukup membahayakan bagi tubuh kita. Sebab itu biasanya penderita akan merasa letih, lemas, mual, dan lain-lain. Jika terus berlangsung, diare bisa mengancam jiwa.

Oralit diberikan secara rutin setiap jam ataupun setengah jam tergantung dari kebutuhan penderita. Selama diare penderita juga harus mengkonsumsi makanan sehat. Tidak perlu dihentikan. Boleh mengkonsumsi makanan alami seperti buah, sayur, ikan, dan lain-lain.

Setelah delapan jam sejak diare ini akhirnya suami sudah mulai baikan dan pulih. Walaupun agak pusing dan lemas. Tapi sudah tidak lagi terburu-buru ke belakang. Selama 8 jam berarti sudah delapan gelas lebih oralit yang diminum, itupun gelasnya ukuran 500 ml. Banyak ya? Memang begitu kalau kita sedang melakukan terapi oralit untuk penderita diare. Jika hanya satu atau dua kali ya tidak bakal bisa menghidrasi tubuh dan menormalkan kinerja usus kita. Sehingga racun tidak habis terbuang dari sana.

Sebab ada pula teman yang mengkonsumsi oralit tapi sedikit sehingga diare tetap berlangsung. Padahal jika ingin melakukan terapi dengan oralit ya harus sesuai takaran dan kebutuhan tubuh. Harus seimbang antara cairan yang keluar dan masuk. Malah sebaiknya lebih banyak cairan yang masuk.

Air Putih untuk Kesehatan dan Kecantikan
Karena musim kemarau menyengat dan panjang sebaiknya kita selalu membawa air putih kemana-mana. Si kecil saja saya bekali air putih seliter kalau sekolah, selain bekal makanan tentu saja. Bagi yang kerja di kantor apalagi dalam ruang ber-AC sebaiknya juga mengkonsumsi air putih secara cukup. Kebutuhan tubuh untuk mengkonsumsi air putih biasanya sebanyak 2 hingga 3 liter sehari.
Kalau saya biasanya 2 liter, masih agak kesulitan kalau 3 liter. Sebab aktivitas saya paling hanya di dalam rumah. Antara dapur dan laptop, hehe. 

Jadi, jaga kesehatan ya. Tubuh yang terhidrasi itu sehat, dan tidak gampang kena penyakit. Murah pula sebab air putih kan tidak mahal ya. []

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Checklist dan Tips Persiapan Pernikahan Sederhana dan Islami

Broken Home Children: Benarkah Bermasalah di Masa Depan?

Kenali 6 Agenda Perawatan Kecantikan Pra Nikah Ini, Agar Kamu Tampil Cetar di Hari Pernikahan