Skip to main content

Jika Suami ‘Pelit’ Apa yang Harus Dilakukan?


“Gimana yah, mau curhat temen-temen,” kata teman saya itu di sebuah grup Whatshapp.

Grup ini adalah grup emak-emak banget, karena semuanya udah jadi emak kecuali beberapa saja yang kebetulan masih lajang. Grup khusus perempuan yang seru, sebab cuma di grup itu bisa nyamain visi, misi, orientasi politik ala emak-emak. Hehe.

Kewajiban suami selain sebagai pemimpin adalah memberi nafkah yang baik.


“Kalau suami agak pelit gimana yah? Kita sampai debat uang nafkah sama belanja itu yang mana. Kok, uang belanja ditanya-tanya buat apa saja. Kok bisa habis. Di  kemanakan semua uangnya?” begitu kemudian tulisnya.


Saya kaget dong. Tentu teman-teman saya yang lain. Sebab, jarang banget kita ngomongin urusan rumah tangga rame-rame. Paling-paling biasanya curhat ala jaringan pribadi.

“Saya jadi pingin kerja saja kalau kayak gini. Ini kan uang belanja, campur juga sama uang kebutuhan sehari-hari. Udah diirit irit banget, tapi selalu dikatakan boros. Kan sakit hati akunya,” lanjutnya kemudian. "Apa aku harus kerja ya, tapi bayiku masih 4 bulan." 

“Jangan kerja say, ntar baby-nya sama siapa?” kata teman lain menanggapi.

“Sabar, sabar yah. Mungkin suami lagi senewen. Banyak urusan gitu.”

“Ditulis saja say, biar suami tahu kalau kebutuhan sekarang tuh nggak dikit.”

“Iya, tulis  saja daftarnya.”

“Udah aku tulis sih, tapi lama-lama capek juga yah,” jawabnya.

“Sabar jeng, aku saja jatah belanja harian yang dikasih. Buat keperluan lain, dia pegang uangnya sendiri. Jadi, kalau butuh apa-apa, ya aku harus minta-minta dulu ke suami. Katanya aku ini nggak bisa pegang uang sendiri gitu. Aku sih nggak apa-apa. Yang penting bisa bersyukur,” teman lain bercerita membesarkan hati.

Percakapan pun berlanjut hingga kesekian-kesekian kali.

Fenomena Pasutri Modern

Entah, saya harus bagaimana. Tapi, keluhan semacam itu sering sekali terjadi. Well, saya nggak mungkin dong cerita mengenai masalah nafkah suami di artikel ini. Karena tidak ada yang harus saya keluhkan.

Dalam Islam konsep nafkah merupakan hal yang sudah ada rumusnya. Artinya, suami wajib menafkahi istri. Wajib ini jika tidak dilakukan maka akan menjadi dosa. Seperti halnya kewajiban yang lainnya. Hal tersebut sudah sangat jelas dalam ayat-ayat Al-Qur’an. Istri pun berkewajiban patuh pada suami.Tidak membangkah atau durhaka.

Karena menikah itu ibadah, tentu saja semua yang dilakukan berpahala. Maka akan sangat mengherankan jika ada suami yang berkata, “Enak saja dia pegang uang banyak-banyak kan yang kerja aku?”

Ada juga yang pelit banget sama istri, namun begitu royal dan pemurah terhadap teman-temannya. Padahal yang wajib itu menafkahi istri, Bro. Bukan menafkahi temanmu. Gitu keles.

Namun, ada juga yang percaya sepenuh hati istri akan mampu memanajemen keuangan dengan baik. Suami percaya menyerahkan uang belanja dengan ukuran yang makruf. Ukuran yang baik; yang cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari. Cukup memenuhi kebutuhan istri secara pribadi. Sembari mendoakan dan berterima kasih atas kerelaan dan perjuangan istri. Istri pun akan menerima dengan hati berbunga.

Percayalah, seorang istri salihah itu tidak minta apa-apa, kecuali suami taat dan patuh pada Allah. Bukankah berbuat makruf pada istri dan keluarga merupakan ciri sebaik-baik Muslim? 

Tidak perlu ngomel-ngomel ketika menyerahkan uang belanja sambil melotot. Percuma, bisa-bisa nafkah yang dikeluarkan secara tak rela itu tidak ada pahalanya di sisi Allah. Jadi, useless banget kan? Apalagi, sambil mengungkit ini itu.

Iya, saya masih belum habis pikir. Kenapa ada suami-suami yang begitu ‘perhitungan’ terhadap istri. Bahkan ketika istri bekerja juga. Entah dengan menjadi wanita karir, atau berwirausaha di rumah. Terkadang, malah tulang rusuk ini menjadi tulang punggung saking suksesnya mengais rezeki.

Akhir cerita, teman saya tadi sekarang berwirausaha dari rumah. Yah, dengan izin suaminya tentu. Semoga, rumah tangganya diberkahi Allah. Riak-riak rumah tangga akan selalu terjadi. Yang penting, keinginan dan usaha kita bagaimana agar Allah selalu ridha. Wallahu a’lam. []




Comments

Popular posts from this blog

25 Doa dan Dzikir Pagi Lengkap Sesuai Sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, Arab, Latin, dan Terjemahnya

Bagi setiap Muslim, doa dan dzikir merupakan ibadah yang tidak bisa ditinggalkan begitu saja. Memohon penjagaan dan perlindungan Allah Taala adalah suatu keharusan. Sebab, manusia adalah makhluk yang lemah. Memohon perlindungan dan ampunan dengan menguji kebesaran Allah bisa dilakukan setiap saat. Seperti mengawali pagi dan memasuki petang dengan selalu berdzikir pada Allah Taala.  Doa dan dzikir pagi sebagai jembatan menuju ridha Allah.

Doa agar Pintar dalam Belajar dan Kuat Menghafal

I slam menganjurkan penganutnya untuk belajar sepanjang hayat. Selama hayat masih dikandung badan. Muslim yang pandai, cakap, dan mengetahui urusan agama dan dunianya lebih utama. Sebab itulah, doa pintar dalam belaja haruslah senantiasa kita mohonkan kepada Allah Subhanahu wa Taala . Tentunya haruslah lebih banyak belajar dan mengkaji ilmu-ilmu agama dan dunia.  Doa membuka segala kemungkinan.

Checklist dan Tips Persiapan Pernikahan Sederhana dan Islami

Sederhana dan islami malah mengena di hati kan? Detik-detik menjelang hari yang dinantikan memang mendebarkan. Utamanya buat kamu yang baru saja dipinang atau meminang gadis pujaan. Terbayang tidak ruwetnya nanti bagaimana? Nah bagaimana kalau kita membuat checklist dan tips persiapan pernikahan sederhana dan islami? Dulu, saya pun merasakan hal yang sama. Apalagi, saat itu ibunda saya sudah tiada. Jadilah saya berbelanja segala hal dengan bantuan ayah, kakak, adik, dan tante. Mulai dari memesan undangan, memilih gaun, dan menentukan konsep pernikahan. Dengan izin Allah malah diberi kado undangan oleh seorang teman yang memiliki percetakan. Nah, jika ingin hari bahagiamu lebih terencana dengan baik. Kenapa tidak membuat wedding list planner? Membuat sebuah catatan runtut yang bisa disegera dilaksanakan.  Jika saat ini kamu punya 3 bulan saja untuk menyiapkan hari H. Apa saja yang akan kamu persiapkan? Berikut ini beberapa list yang bisa membantumu menyiapkan hari istimewa